BAGAIMANA KALAU ENGKAU BUKAN SIAPA-SIAPA

Bagaimana kalau engkau adalah orang gila telanjang bulat yang kulihat pagi tadi?

Matanya liar. Auratnya jijik. Dakinya tebal. Giginya hitam. Rambutnya gimbal. Baunya busuk kemana-kemana…

Masihkah ada sudi orang mengemis pertemanan denganmu? Menjilat sepatumu. Duduk berdua, bertiga, berempat di Cafe denganmu. Tersenyum palsu untuk tanda tanganmu. Mengisi hari-harimu dengan yang kau mau. Memujimu. Memujamu.

Tidakkah pernah engkau terbangun malam. Kemudian menangisi hartamu yang melimpah. Istrimu yang cantik. Suamimu yang gagah. Anak-anakmu yang pandai enak dipandang mata. Meratapi nasibmu yang baik itu…

Tidakkah pernah terlintas di kepalamu semuanya akan meninggalkanmu. Atau ditinggalkan olehmu.
.
.
Oo yaaa, justru itu…
Hidup hanya sekali !! Maka habiskan saja !! Peduli setan dengan Tuhan !! Kenapa tidak Dia gilakan aku seperti orang gila yang katanya kau lihat tadi pagi itu, kemudian waraskan si gila itu !!

.
.
Jangan menantang, sahabatku!
Kali ini engkau berlagak bak Tuhan. Seolah kau tau apa yang terjadi kalau kau jadi dia, dan dia jadi engkau. Tukar sepatu.

Tak pernahkah kau sadar?
Bahwa kisahmu akan segera terlupakan.
Bahwa beberapa saat lagi engkau bukan siapa-siapa…
bukan apa-apa…

24 Tanggapan ke “BAGAIMANA KALAU ENGKAU BUKAN SIAPA-SIAPA”

  1. Reni Anggraini Berkata:

    Syukran uda, tulisan ini mengingatkan ana akan kematian-yang lebih dekat dari siapapun selain Allah.

    #SILMIKAFFA :

    Iya, uniRen, ini hanya mengenang bahwa dzikrul maut sudah ditinggalkan krn dunia menyilaukan…astaghfirullãh…

  2. daripondokuntuksesama Berkata:

    iya kita dihadapnNya memang bukan siapa-siapa, hanya ketakwaanlah yang membedakan drajat antar manusia nanti di hadapn-Nya kelak. sungguh kita bukan apa-apa…

    #SILMIKAFFA :

    Bukan apa-apa, bukan siapa-siapa………..

  3. mahardhika dewi Berkata:

    Astagfirullah… ya Allah ampunkanlah dosa2 kami.

    Selalulah kita bersyukur atas segala nikmat yang telah dilipahkannya untuk kita… Niscaya pasti akan ditambahkannya segala nikmatnya. AMIN

    #SILMIKAFFA :

    Ãmïn yã Rabb…
    Hatur nuhun doanya teh Ika…

  4. Ibnu Abdul Muis Berkata:

    Andai gila menyelamatkanku dari murka-Nya

    Bila ketidakwarasan dapat menghapus kekhilafan maksiatku

    Jika gila lebih diridhai-Nya. Mungkin…

    Gila lebih baik bagiku.

    Ya Rabb, mohon Kau ampuni segala dosaku.

    #SILMIKAFFA :

    Ãmin ya Rabb…jauhkan kami dari murka-Mu…

  5. milassalmi Berkata:

    Apa benar…? gila terbebas dari hukum Allah dan terhindar dari murka Allah serta terhindar dari siksa Allah???
    Bagaimana jika gila karena Allah, Gila hanya untuk Allah dan Gila hanya bagi Allah, serta tidak berharap masuk surga dan tidak pula berharap terhindar dari api neraka, ya…memang gila! tapi…ya jangan telanjang bulat!…Astaghfirullah!
    Bagaimana jika telanjang bulat…itu, tanpa baju jabatan, tanpa baju kedudukan, tanpa baju gelar, tanpa identitas dan tanpa sebutan…maka bukan siapa-siapa dan bukan apa-apa,…. Shubhanallah…terlahir dengan telanjang dan mati dengan telanjang pula…Oh…

    #SILMIKAFFA :

    Speachless…
    Ya Allãh, jadikan kewarasan ini hanya untuk tunduk pada-Mu…

  6. Gusti Dana Berkata:

    Ass.Wr.Wb

    Sebuah renungan yang sangat dalam mas Silmi…:$.Andai kehidupan kita tertukar seperti sepatu..,dan andai besok kita bukan siapa-siapa lagi..:$.Bersyukur adalah salah satu cara untuk berterimakasih atas anugerah nikmat yang diberikan oleh Allah SWT.

    #SILMIKAFFA :

    Benar kang Gusti.
    Dan bersabar adalah pasangan serasinya :)

  7. winsolu Berkata:

    renungan bersama untuk kita yang masih hidup, thanks ya :)

    #SILMIKAFFA :

    Sama-sama bro Wins :)

  8. hmcahyo Berkata:

    salam silaturahim … makasih renungannya :D

    #SILMIKAFFA :

    Sama-sama mas Her…
    Salam silaturrahim kembali :D

  9. mujahidahwanita Berkata:

    Tak pernahkah kau sadar?
    Bahwa kisahmu akan segera terlupakan.
    Bahwa beberapa saat lagi engkau bukan siapa-siapa…
    bukan apa-apa…

    Ya karena kita emang bukan siapa-siapa dan bukan apa-apa tanpa Qudrat dan Iradat Allah. kita semua adalah manusia yang lemah(tiada daya dan upaya), dan dengan kesadaran

    Bismillahirrohmaanirrohiim…………
    Subhanallah…… Wal Hamdulillah…… Wa Laa Ilaaha Illallah…… Wallahu Akbar. Wa Laa Hawla Wa Laa Quwwata Illaa Billaahil ‘Aliyyil Adziim.


    itulah menunjukkan bahwa ada yang memiliki Daya Upaya. Dialah Sang Maha Hidup yang Sir-Nya ada pada diri kita masing2 melalui Ruh/Hayat/Hidup.

    ..”Laa Tatakharroka illa bi’iznillah……….” (Tidak bergerak sekecil zarrah pun melainkan itu semua dengan Izin Allah).

    Salama damai selalu di dalam kedamaian menuju keheningan dan kehampaan masuk di dalam kekosongan…

    Hening itu adalah hampa…
    Hampa itu adalah Kosong…
    Kosong itu adalah Isi….
    Isi itu adalah Rahasia…

    Salam Berkah Allah senantiasa menyertai kita semua….Amiiinnn.

    #SILMIKAFFA :

    Salam, Mujahidah :)
    Ãmïn, tsumma ãmïn…
    Jazakallãh atas tambahannya, ukhti…

  10. putri Berkata:

    Kita hanya sebutir pasir di gurun pasir…

    hidup terkadang begitu melenakan…

    semoga kita senantiasa menjadi orang2 yang InGat !!

    #SILMIKAFFA :

    Semoga, teh Put… Ãmïn…

  11. M Shodiq Mustika Berkata:

    semoga kelak di akhirat, kita dipanggil dengan sebutan yang seindah-indahnya
    aamiin.

    #SILMIKAFFA :

    ãmin yã Rabb…
    Mã syã’allãh, nama yg seindah-indahnya! Sampe lupa dgn hadits itu…nuhun kang Shodiq :)

  12. saliem87 Berkata:

    Memang, sebenarnya kita adalah manusia yang sering lupa akan asal kejadian kita,dari air yang hina.namun tiba-tiba kita menjadi manusia yang congkak,seakan-akan semua dunia milik kita.
    maka, bersyukurlah!jika kita masih diberikan kesadaran bahwa kita bukanlah apa-apa,tidak memiliki apa-apa dan nanti akan meninggalkan dunia ini tanpa ada apa-apanya.

    #SILMIKAFFA :

    Begitulah kita, hanya meng-aku2, padahal Allãh lebih tau…
    Jazakallãh, kang Saliem :)

  13. udien roy Berkata:

    SaDArkaN JIwaMu DaRI miMPi, SeBELuM TeRLamBAt meliHaT KenYatAan,

    #SILMIKAFFA :

    :) nuhun mas UdinRoy…
    Ada yg mau mampir ke sana? Bareng saya…

  14. Itmam Berkata:

    barusan nonton filmnya aming “Doa yang Mengancam”
    untung endingnya bagus… jadi ga ngecewain penonton :D

    #SILMIKAFFA :

    nungguin ceritanya dari kang Itmam aja deh (khususnya happy ending-nya) :D

  15. Komunitas Blogger Pemakai Hape Berkata:

    Nafsu melalaikan kita kepada hak dan kewajiban diri kita sebagai makhluk, kita terlalu banyak meminta tetapi sedikit memberi kepada-Nya.
    Yuk…berbagi hati dengan para yatim di sini

    #SILMIKAFFA :

    :) :):)

  16. acut Berkata:

    salam kenal..semoga tetap Istiqomah

    #SILMIKAFFA :

    salam kenal kang. Saling mendoakan… :)
    ãmïn allãhumma ãmïn…

  17. Randi Guntara Berkata:

    memang kita ini bukan siapa2 dan bukan apa2..jika bukan karena kehendak-Nya..kumaha kang sehat…insya allah minggu depan ke bandung neh..ada undangan tea..

    #SILMIKAFFA :

    Asyiiix…ketemu Nazwa !!!

  18. warnadunia Berkata:

    sepatutnya kita bersyukur atas segala nikmat yang diberikan oleh Allah SWT. :)

    #SILMIKAFFA :

    fa bi ayyi ãlã’i rabbikumã tukadzzibãn (QS.ar rahman) 31 kali bro ! :)

  19. ciput mardianto Berkata:

    kita harus tau dirikita, untuk apa kita hidup dan untuk apa kita bertindak

    #SILMIKAFFA :

    Benar mas Ciput…dan bukankah jelas bagi kita tujuan hidup kita di Surah Adz-Dzãriyãt: 56…
    Haturnuhun atas tambahannya mas :)

  20. Aris Berkata:

    Astaghfirulloh… betapa lemah manusia, betapa tidak punya kuasa apa2… Betapa sombong manusia congkak yang tak peduli seruan TuhanNya.. Semoga kita selalu sadar bahwa kita adalah makhluk yang harus senantiasa tunduk kepada Sang Kholik….
    Barokalloh fii kum…
    Afwan akh.. baru sempat mampir

    #SILMIKAFFA :

    Wa fïka bãrakallãh, akh :)
    Turut bersuka cita atas lahirnya anak kedua antum, akh! :D orang sunda bilang ngiring bingah !

  21. Om Shani Berkata:

    Terima kasih mas sudah sharing………

    salam kenal dan mampir balik ya

    #SILMIKAFFA :

    Sama2 mas, salam kenal dari Bandung :)
    Langsung ke lokasi !

  22. Jafar Soddik Berkata:

    Sesungguhnya sikap ujub (sombong) akan memakan amal perbuatan manusia perlahan-lahan.

    Sikap ujub (sombong) akan menurunkan sikap-sikap buruk lainnya seperti aniaya, mencela, fitnah, merendahkan orang lain, menolak kebenaran dll.

    Tak ada yang patut disombongkan dari diri seorang manusia karena memang segala yang dimilikinya merupakan titipan saja, yang akan diambil oleh sang Empunya sewaktu-waktu. Lantas buat apa lagi kita bersombong riya?

    #SILMIKAFFA :

    Na`üdzu billãhi min dzãlika…

  23. drizzletrouble Berkata:

    terima kasih… saya jadi merenuung…
    kehidupan dunia memang menyilaukan y,

    #SILMIKAFFA :

    Sama2 mba Nisa…
    Semoga kita bisa menyeimbangkan dunia & akhirat kita…
    Bãrakallãhu fïk… :)

  24. Dins Berkata:

    Link sudah saya add mas, mohon di linkback blog saya. Salam blogger, terimakasih.

    #SILMIKÃFFA :

    Oke mas Dins :)

Tinggalkan Balasan